14 Aug

Mengenai Seseorang yang Semasa Hidupnya Mencari Nafkah dengan Menjala Ikan dan Dihukum

Cerita ini disarikan dari terjemahan Nihon Ryoiki oleh Burton Watson (2013) dengan perubahan.

Tersebutlah Yang Mulia Jio, seorang biksu dari kuil Gango-ji di ibu kota yang lama, yang pada suatu musim panas mendapat undangan dari pengurus kuil No-no-o di distrik Shikama di provinsi Harima untuk berceramah di sana. Di dekat kuil itu, ada pula seorang laki-laki yang bekerja sebagai penjala ikan, dari dulu sejak waktu kanaknya hingga sekarang.

Kuil Gango-ji di Nara, Jepang (Sumber: Wikipedia)

Kuil Gango-ji di Nara, Jepang (Sumber: Wikipedia)

Read More

133 total views, 1 views today

26 May

Mengenai Patung Tembaga Bodhisattva Miroku yang Dicuri dan Mengungkap Pencurinya dengan Mukjizat yang Luar Biasa

Pada zaman dahulu kala, di waktu pemerintahan Kaisar Shomu, tersebutlah seorang juru pesan Istana yang pada suatu malam sedang berjalan-jalan di sekitar kota. Ketika malam telah larut, dia mendengar isakan tersedu dari padang rumput di selatan pertapaan Kazuraki di ibu kota Nara. Lirihnya terdengar samar-samar seperti orang yang sedang menangis, “Sakit, sakit!” Mendengar suara ini, sang juru pesan pun segera bergegas menuju ke arah tangisan itu berasal.
Patung tembaga sang Bodhisattva Miroku (Maitreya Bodhisattva atau Miroku Bosatsu) di kuil Koryuji (diambil dari taleofgenji.org)

Patung tembaga sang Bodhisattva Miroku (Maitreya Bodhisattva atau Miroku Bosatsu) di kuil Koryuji (diambil dari taleofgenji.org)

Read More

151 total views, 1 views today

25 Apr

Mengenai Seorang Anak Perempuan yang Lahir dengan Memegang Shari karena Orangtuanya Bersumpah Membangun Pagoda

Papan informasi yang menunjukkan foto perkiraan tata letak kuil di situs sisa-sisa reruntuhan Kuil Totomi Kokubun (TripAdvisor)

Papan informasi yang menunjukkan foto perkiraan tata letak kuil di situs sisa-sisa reruntuhan Kuil Totomi Kokubun (TripAdvisor)

Pada zaman dahulu kala, tersebutlah seorang laki-laki, Niu no atai Otokami yang berdiam di distrik Iwata di provinsi Totomi. Dulunya ia pernah bersumpah untuk membangun sebuah pagoda, namun bahkan setelah bertahun-tahun sumpah itu belum juga terwujud. Hingga waktu tuanya, Otokami selalu menyesali kegagalannya mewujudkan sumpah itu.

Read More

232 total views, 1 views today

14 Jan

Mengenai Baju Sutra yang Hilang dan Didapat Kembali Berkat Devosi pada Bodhisattva Myouken

Cerita ini disarikan dari terjemahan Nihon Ryoiki oleh Burton Watson (2013) dengan perubahan.

Beratus-ratus tahun yang lau, di depan kuil yang bernama Shinobu-dera di distrik Ate, provinsi Kii, berdirilah sebuah rumah yang cukup megah. Di suatu waktu, sekelompok pencuri menerobos masuk rumah itu dan mencuri sepuluh baju sutra dari sana. Pemilik rumah itu pun berdoa dengan sungguh-sungguh pada Boddhisatva Myoken yang dikeramatkan di sana agar baju itu dikembalikan. Namun, amat disayangkan! Baju-baju tersebut sudah dijual ke seorang pedagang di kota Kii.

Belum tujuh hari berlalu, badai yang sangat kencang melanda kota itu. Angin tersebut menerbangkan baju-baju curian tadi, yang kemudian tersangkut di badan rusa, yang membawanya ke selatan dan meninggalkannya di kebun sang pemilik rumah. Sang pemilik rumah yang takjub akan kejadian itu pun berucap, “Ini pasti hadiah dari Surga!” Ketika pedagang yang membelinya  tahu bahwa baju-baju tersebut adalah barang curian, dia pun tidak memintanya kembali. Sungguh kejadian yang luar biasa!

Volume 1, Tale 34

DAFTAR PUSTAKA:

K., Watson, B., & Shirane, H. (2013). Record of miraculous events in Japan: The Nihon ryōiki. New York: Columbia University Press.

203 total views, 1 views today

13 Jan

Mengenai Patung Kannon yang Selamat dari Lalapan Api dan Melakukan Mukjizat yang Luar Biasa

Cerita ini disarikan dari terjemahan Nihon Ryoiki oleh Burton Watson (2013) dengan perubahan.

Pada zaman pemerintahan Kaisar Shomu, di distrik Izumi di provinsi Izumi, di sebuah kuil di puncak gunung yang terpencil, bersemayamlah patung kayu Sang Bodhisattva Shokanjizai yang dikeramatkan dan dipuja oleh banyak orang. Pada suatu waktu, kebakaran yang sangat hebat melanda dan membumi hanguskan kuil itu. Walaupun demikian, secara ajaib patung ini berpindah kira-kira tiga puluh langkah jauhnya dari bagian kuil yang terbakar dan selamat tanpa cacat. Bahkan bau hanguspun tidak ada padanya!

Sungguh, kita tahu bahwa Tiga Harta Buddha memiliki kekuatan yang luar biasa walaupun Ia tidak berwujud dan tidak dapat dilihat oleh mata telanjang. Ini sungguh mukjizat yang luar biasa!

Volume 2, Tale 37

DAFTAR PUSTAKA:

K., Watson, B., & Shirane, H. (2013). Record of miraculous events in Japan: The Nihon ryōiki. New York: Columbia University Press.

153 total views, 1 views today

06 Dec

Mengenai Seorang Laki-laki yang Pendengarannya Dipulihkan karena Imannya yang Kuat pada Sutra Mahayana

Cerita ini disarikan dari terjemahan Nihon Ryoiki oleh Burton Watson (2013) dengan perubahan.

Pada zaman pemerintahan Dia yang berdiam di Istana Owarida, tersebutlah seorang laki-laki yang dipanggil dengan julukan Kinunui no Tomonomiyatsuko Norimichi, yang di suatu masa tiba-tiba ditimpakan sakit parah. Telinganya ditulikan dan kulitnya diselimuti penyakit dari telapak kaki sampai ke batu kepalanya! Dan sungguh, sakitnya itu tidak pernah sembuh. Read More

263 total views, no views today

02 Dec

Mengenai Seorang Perempuan yang Hidup Menurut Ajaran-Nya, Memakan Tumbuhan Sakral dan Naik ke Surga

Cerita ini disarikan dari terjemahan Nihon Ryoiki oleh Burton Watson (2013) dengan perubahan.

Pada suatu ketika, di sebuah desa yang bernama Nuribe di distrik Uda, provinsi Yamato, hiduplah seorang perempuan yang cara hidupnya sangat berbeda dari orang kebanyakan. Perempuan ini dulunya merupakan selir dari laki-laki yang bernama Nuritsube no Miyatsuko Maro. Perempuan itu selalu mematuhi ajaran Sang Buddha dan karenanya telah memperoleh penerangan. Dia juga memiliki hati yang suci.

Read More

230 total views, no views today

02 Nov

Mengenai Seorang Biksu Buta yang Menyelenggarakan Upacara Pembacaan Sutra Pemotong Berlian dan Sembuh

Cerita ini disarikan dari terjemahan Nihon Ryoiki oleh Burton Watson (2013) dengan perubahan.

Tersebutlah Jogi yang merupakan salah satu biksu muda dari kuil Yakushi di sebelah barat ibu kota Nara. Pada tahun ketiga zaman Hoki (772), terbutakanlah salah satu mata biksu ini oleh karena sesuatu hal. Lima bulan berlalu, dan bahwasanya sejak saat itu pula ia merasa malu akan musibah itu, hatinya meratap siang dan malam. Read More

268 total views, no views today