14 Nov

Modus Penipuan Truemoney di OLX

Kejadian ini bermula ketika saya memasang iklan baru di situs olx.co.id untuk menjual salah satu koleksi artbook saya, visual fanbook Diabolik Lovers seharga Rp 250,000,00. Iklan saya pasang pada tanggal 10 November 2017 sekitar jam 1-2 pagi.

Screenshot iklan yang saya pasang di OLX, ditangkap tanggal 14 November 2017.

Screenshot iklan yang saya pasang di OLX, ditangkap tanggal 14 November 2017.

Sekitar jam 7-8 pagi di hari yang sama, saya sudah mendapat pesan singkat melalui Whatsapp yang menanyakan ketersediaan artbook yang saya jual. Pesan tersebut dikirim oleh Albar (sesuai nama di akun Whatsapp-nya) dengan nomor 081379546959. Nomor tidak disensor karena menurut saya orang tersebut layak diwaspadai.  

Screenshot identitas akun Whatsapp pelaku (ditangkap tanggal 10 November 2017)

Screenshot identitas akun Whatsapp pelaku (ditangkap tanggal 10 November 2017)

Walaupun agak curiga, saya tetap menanggapi pesan yang bersangkutan. Kenapa saya curiga? Karena Diabolik Lovers adalah visual novel otoge (otome game, game untuk cewek)/ anime yang ditujukan untuk fanbase cewek dan benar-benar *niche market*, jika Anda paham maksud saya. Intinya buku ini bukan untuk cowok. ^^;

Melalui chat tersebut, dia menyatakan ketertarikannya pada buku yang saya jual dan setuju membayar Rp 300,000,00 termasuk ongkir buku ke Sumedang Utara, Jawa Barat. Sekedar catatan, ongkir per kg dari Yogyakarta ke Sumedang Utara adalah Rp 30,000,00 dengan JNE Reguler, jadi harga yang dia tawarkan lebih tinggi.  Pelaku meminta buku tersebut dikirimkan ke alamatnya di Sumedang Utara dan ditujukan ke Albar Agista. ¯\_(ツ)_/¯

Screenshot pembicaraan saya dengan si pelaku melalui Whatsapp (bagian 1, ditangkap tanggal 10 November 2017).

Screenshot pembicaraan saya dengan si pelaku melalui Whatsapp (bagian 1, ditangkap tanggal 10 November 2017)

Setelah itu, dia menanyakan nomor rekening saya dan saya memberikan nomor rekening BNI. Kemudian calon penipu tersebut berkilah bahwa karena dia menggunakan jasa pihak ketiga truemoney, saya harus datang ke mesin ATM saat dia melakukan transfer. Di sini saya semakin curiga, karena informasi yang saya peroleh dari situs truemoney tidak mengharuskan calon penerima datang langsung ke ATM untuk menerima uang.

Walaupun demikian, saya tetap mengikuti modus yang bersangkutan karena tertarik dengan cara kerjanya. Untuk berjaga-jaga, saya memberi tahu yang bersangkutan untuk mentransfernya ke nomor rekening Mandiri saja dengan alasan lokasinya lebih dekat, walaupun sebenarnya bank Mandiri dan BNI yang saya tuju lokasinya berseberangan. Saya memilih rekening Mandiri karena saldonya tinggal seratus ribu.

Screenshot pembicaraan saya dengan si pelaku melalui Whatsapp (bagian 2, ditangkap tanggal 10 November 2017)

Screenshot pembicaraan saya dengan si pelaku melalui Whatsapp (bagian 2, ditangkap tanggal 10 November 2017)

Salah satu modus penipu adalah membuat korban panik dan tidak sempat mencari informasi. Awalnya calon penipu tersebut meminta saya datang secepatnya ke ATM, namun saya tawar jam 10 karena saya memang belum bersiap-siap. Sekitar jam 10 kurang dia kembali menanyakan lokasi saya untuk memastikan apakah saya benar-benar pergi ke ATM sesuai instruksi. Saya jawab bahwa saya sedang mengeluarkan motor, dan pada pukul 10.06 saya sampai di ATM Mandiri.

Setelah sampai di ATM, pelaku meminta saya untuk memotret saldo rekening saya saat itu. Ketika melihat saldo saya yang sedikit (lol), pelaku meminta saya menggunakan rekening lain dengan alasan transfer dana truemoney membutuhkan saldo minimal 375ribu. Untuk meyakinkan saya, sang calon penipu mengirimkan screenshot abal-abal seperti terlampir. Kecurigaan saya terbukti karena terlihat jelas bahwa screenshot tersebut palsu, hasil manipulasi gambar si pelaku kurang jago. Ya elah mas, ngeja kata “diwajibkan” saja salah kok mau nipu. ಠ_ಠ

Screenshot pembicaraan saya dengan si pelaku melalui Whatsapp (bagian 3, ditangkap tanggal 10 November 2017). Di sini, pelaku melampirkan screenshot palsu usaha transfer truemoney yang gagal karena saldo minimal penerima tidak mencukupi.

Screenshot pembicaraan saya dengan si pelaku melalui Whatsapp (bagian 3, ditangkap tanggal 10 November 2017). Di sini, pelaku melampirkan screenshot palsu usaha transfer truemoney yang gagal karena saldo minimal penerima tidak mencukupi.

Karena usahanya tidak berhasil, calon penipu tersebut menyuruh saya menggunakan rekening lain. Pelaku bahkan meminta saya menggunakan kartu ATM BNI saya di mesin ATM Mandiri, yang tentu saja saya tolak dengan dalih saya tidak punya uang sebesar itu.

Screenshot pembicaraan saya dengan si pelaku melalui Whatsapp (bagian 4-akhir, ditangkap tanggal 10 November 2017). Di sini, pelaku mencoba menipu kembali dengan modus transaksi lewat dokuwallet.

Screenshot pembicaraan saya dengan si pelaku melalui Whatsapp (bagian 4-akhir, ditangkap tanggal 10 November 2017). Di sini, pelaku mencoba menipu kembali dengan modus transaksi lewat dokuwallet.

Bahkan setelah ditolak, pelaku masih gigih meminta saya pergi ke Alfamart untuk mengaktivasi dokuwallet. Di sini saya memutuskan untuk menghentikan komunikasi, karena saya belum berpengalaman menggunakan dokuwallet, belum mencari informasi terkait dokuwallet dan saya tidak ingin mengambil resiko lebih jauh.

Pada akhirnya, pesan singkat si pelaku saya diamkan sampai sekarang. Si calon penipu juga sudah berhenti mengontak saya, mungkin sadar kalau modusnya gagal. Pesan moral kejadian kali ini adalah berhati-hatilah dengan modus penipuan truemoney  dan jangan mempercayai segala sesuatu yang kelihatan terlalu baik untuk nyata.  (づ。◕‿‿◕。)づ

 

 

 



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *