18 Sep

Mengenai Yoshihide, Seorang Pelukis Gambar Buddha yang Rumahnya Hangus Dilalap Api

Cerita ini disarikan dari terjemahan Uji Shui Monogatari oleh Royall Tyler (2002) dengan perubahan.

Salah satu lukisan dewa Fudo yang dibuat oleh Yoshihide, Yojiri-Fudo yang sekarang disimpan di kuil Daigo-ji

Salah satu lukisan dewa Fudo karya Yoshihide, Yojiri-Fudo (よぢり不動)  yang sekarang disimpan di kuil Daigo-ji

Ketika rumah tetangganya terbakar dan angin berancang-ancang akan membawa api itu ke  tempat kediamannya, Yoshihide, seorang pelukis gambar sang Buddha, lari ke jalan raya. Ia pergi meninggalkan lukisan Fudo yang sedang dia kerjakan, berikut istri dan anak-anaknya, yang kiranya waktu itu belum berpakaian lengkap. Yoshihide melupakan segala sesuatu dan nampaknya puas bisa keluar sendiri.

Jelas dengan ketidakacuhannya itu api mulai menjalar dan merambati rumah Yoshihide, namun pelukis itu hanya menonton dari seberang jalan, matanya bahkan tak mendelik pada para tetangga yang ngeri sambil berdatangan untuk menolongnya. Sambil menonton rumahnya yang terbakar habis, Yoshihide mengangguk-ngangguk atau tersenyum, ujarnya: “Begitu rupanya! Jadi selama ini aku salah!” Demikian gumamnya pada dirinya sendiri.

Salah satu tetangga Yoshihide yang melihatnya mengatai dia gila. “Pasti kamu kerasukan!” desis si tetangga.

“Kerasukan?” jawab si pelukis. “Bukan, maksudku apinya. Sudah bertahun-tahun aku salah menggambar api di lingkaran suci Dewa Fudo. Sekarang aku paham bagaimana nampak yang seharusnya. Begitu rupanya! Kamu bukan pelukis jadi jelas kamu tidak paham.” Dia tertawa mengejek.

Dan terbukti, lukisan dewa Fudo yang dia buat setelah kejadian itu benar-benar mengesankan, bahkan hingga kini.

Volume 3, Tale 6

DAFTAR PUSTAKA:

Tyler, R. (2002). Japanese tales. New York: Pantheon Books.

https://fudosama.blogspot.co.id/2008/04/daigo-ji.html

http://www2.kokugakuin.ac.jp/letters/nichibun/syoukai/1nichibun/bungaku_yomu.files/bungaku_yomu-yamaoka.htm

131 total views, 0 views today


Dukung penulis dengan membagikan cerita ini :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *