12 Jan

Mengenai Seseorang yang Tidak Percaya, yang Memecahkan Mangkuk Sedekah Seorang Biksu dan Mati Mengenaskan

Cerita ini disarikan dari terjemahan Nihon Ryoiki oleh Burton Watson (2013) dengan perubahan.

Tersebutlah Shirakabe no Imaro yang berasal dari distrik Oda di provinsi Bitchu. Laki-laki ini sejatinya jahat sejak lahir dan tidak percaya pada Hukum  Yang Terutama.

Pada suatu waktu, datanglah seorang biksu kepadanya untuk meminta makan. Namun, jangankan memberinya makan, Imaro malah melecehkan biksu malang itu. Dia memecahkan mangkuk sedekah sang biksu dan mengusirnya jauh-jauh.

Beberapa waktu kemudian, Imaro bertolak ke provinsi lain. Dalam perjalanannya, ia diterjang badai yang sangat kencang. Karenanya Imaro berhenti dan mencari tempat perlindungan di sebuah gubuk, namun angin dan hujan meruntuhkan gubuk itu dan laki-laki itu mati tertimpa runtuhannya.

Bahwasanya, kita tahu bahwa hari pembalasan akan tiba layaknya pencuri. Maka dari pada itu, mengapa kita tidak berjaga-jaga? Sebab begini yang tertulis dalam Sutra Nirvana: “Akar dari seluruh perilaku yang tidak berkenan kepada-Nya adalah pikiran jahat.” Mungkin inilah yang dimaksudkannya.

Dalam Daijouburon juga ada tertulis: “Jika kalian memberikan persembahan dengan hati yang penuh welas asih, niscaya kalian akan dikaruniai pahala sebesar bumi. Namun jika kalian melakukannya untuk diri kalian sendiri, sekiranya pahala kalian tidak akan melebihi besar biji sesawi. Menolong mereka yang membutuhkan atau yang diincar bahaya jauh lebih mulia daripada persembahan apapun!”

Vol 1, Tale 29

DAFTAR PUSTAKA:

K., Watson, B., & Shirane, H. (2013). Record of miraculous events in Japan: The Nihon ryōiki. New York: Columbia University Press.

256 total views, 1 views today


Dukung penulis dengan membagikan cerita ini :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *